Rabu, 23 Januari 2019

Makanan Khas Purworejo

12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

1. Lompong, si kue hitam yang Manis


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Kue hitam yang manis ini namanya Kue Lompong. kue bewarna hitam yang berisikan kacang didalamnya ini adalah kue yang unik kenapa?, karena kue yang satu ini terbuat dari batang talas yang disebut lompong oleh orang purworejo dan bungkusnya terbuat dari daun pisang yang sudah mengering yang disebut klaras. Hal itu lah yang membuat kue ini memiliki cita rasa tersendiri yang unik.

Beberapa pembuat Kue Lompong pernah mencoba mengganti bahan pembungkus yang ada dengan plastik atau bahan-bahan lainnya, namun hasil yang didapat adalah kue menjadi lengket. Klaras yang dipakai pun harus kering secara alami. Bukan kering karena dijemur.

Selain bahan pembungkus yang menggunakan klaras, keunikan lain dari kue ini adalah warnanya yang hitam. Warna hitam pada kue ini berasal dari tanaman lompong atau lumbu atau talas yang dilumatkan dan dicampur ke dalam adonan kue. Lompong tersebut dipakai untuk mendapatkan warna hitam. Biasanya, untuk mendapatkan warna yang lebih pekat, bubuk lompong tersebut dicampur dengan merang.

2. Kue Clorot


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Ni gan kue khas purworejo namanya kue Clorot. kue yang terbuat dari Tepung beras, Gula Jawa, santan serta dibungkus dengan janur(Daun Kelapa yang masih Muda) atau pandan ini sangat layak dicoba karena rasa dan penampilannya yang unik. Jika anda berkunjung kepurworejo mampirlah ke toko oleh-oleh yang banyak tersebar di jalan-jalan besar kota purworejo.

Cara membuatnya adalah Gula kelapa, daun pandan, garam, dan air direbus sampai matang dan dicampur dengan santan. Cairan manis ini kemudian dituangkan di atas tepung beras dan sagu atau tapioka, kemudiam dicampur secara merata. Janur digulung membentuk kerucut panjang, seperti terompet kecil, digunakan sebagai cetakan.  Adonan kemudian dituangkan ke daun kelapa kerucut sampai tiga perempat penuh. Kemudian bagian atas diisi dengan campuran santan kelapa, tepung beras dan garam. Kerucut yang telah terisi dikukus selama 15 menit sampai adonan matang dan mengeras.

3. Gelangan atau Geblek


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Ni gan makanan yang biasa dibuat nenek ane yaitu Gelangan/geblek. Makanan yang berbahan dasar tepung singkong ini sangat enak bila masih panas dan dimakan dengan saus kacang. Gelangan/geblek bisa agan dapatkan di semua pasar purworejo khususnya Pasar Baledono.

4. Dawet Ireng Jembatan Butuh (Jangan disingkat)


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Dawet yang namanya dimbil dari daerah asalnya yaitu kecamatan butuh ini sudah cukup familiar di telinga kita kerena di Kota-kota besar sudah banyak penjual yang menjajakannya. Dawet yang terbuat dari cendol berwarna hitam yang biasanya disajikan dingin bersama ketan hitam, juruh, dan tape dengan mangkuk kecil. Rasanya yang manis serta menyegarkan dapat membuat orang yang sudah merasakannya menjadi ketagihan.

5. Rengginang (Krecek)


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Makanan yang satu ini ibu ane suka buat gan. Rengginang kalo di daearah ane namanya Krecek makanan yang terbuat dari beras ketan yang di tanak kemudian di cetak lalu dijemur setelah kering kemudian digoreng, bisa ditambah gula jawa agar lebih enak.

6. Lanthing


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Lanthing (kadang disebut klanthing), merupakan makanan ringan sejenis kerupuk yang terbuat dari singkong berbentuk angka delapan atau lingkaran kecil seperti cincin. Asal mulanya hanya mempunyai rasa yang gurih dan asin tetapi sekarang mulai muncul aneka rasa seperti asin pedas dan rasa keju. Lanthing berkembang di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.

Makanan yang terbuat dari tepung sigkong yang dibentuk bulat atau angka 8 kemudian diberi berbagai rasa seperti Keju, Coklat, Mentega dan Balado ini merupakan makan yang tahan lama dan biasanya makanan inilah yang dibawa Wisatawan untuk oleh-oleh. 

Awalnya lanthing hanya berupa lanting bulat (0) dan berbentuk angka delapan (8) serta berwarna merah dan putih. Untuk waktu sekarang ini produk lanting sudah berbagai varian rasa seperti rasa bawang, pedas, pedas manis, lombok hijau, jagung bakar dan keju dengan tetap menggunakan bentuk tersebut.

7. Cenil


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Ini makanan kesukaan saya gan, makanan Panganan khas Purworejo yang satu ini dibuat dari pati ketela pohon. Cenil atau cetil adalah makanan yang terbuat dari pati ketela pohon. Makanan ini bisa dibentuk bulat-bulat kecil atau kotak kemudian diberi warna sesuai selera sebelum direbus. Cenil biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan ditaburi gula pasir atau gula merah cair. Cenil berbentuk bulat-bulat kecil seperti kelereng. Biasanya ada warna-warni dan bertabur dengan parutan kelapa yang manis. Saat dimakan akan terasa manis dan kenyal. Biasanya dibungkus dengan daun pisang. Panganan ini bisa dijumpai di pasar-pasar tradisional Purworejo.

8. Mendut
12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Makanan yang terbuat dari tepung beras ketan yang berisikan parutan kelapa dan  gula jawa ini adalah makan yang sangat enak karena perpaduan dari kemanisan ketan dan parutan kelapa dengan gula jawa juga teksturnya yang kenyal dan lembut menghasilkan rasa yang Wow.

9. Sate Winong


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Meski wujudnya sama sebagaimana sate kambing lainnya, cita rasa dan kelezatan sate winong di Desa Winong, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, lain dari yang lain. Hal yang membuat berbeda adalah penggunaan kecap asli buatan si empunya warung berikut tambahan bumbu lainnya. Ada sekitar 10 warung sate winong di Desa Winong. Yang paling terkenal adalah Sate Winong Mustofa.  Semua warung (sate) di Desa Winong juga menawarkan cita rasa sate yang tidak sama karena perbedaan racikan bumbu bahan baku kecap yang dipakai.


Saat dihidangkan, tampilan sate winong berbeda dengan sate kambing lainnya karena ada tambahan daun jeruk yang diiris tipis-tipis hingga menyerupai helai rumput. Selain itu, ada banyak potongan bawang merah yang diiris dalam potongan besar. Bagi penyuka rasa pedas, pemilik warung biasanya menyediakan semangkuk sambal kecap. Sambal ini berupa kecap yang dicampur dengan potongan cabai dan potongan jeruk nipis.


Begitu disuapkan ke mulut, lidah langsung dapat merasakan cita rasa kecap yang legit, lebih manis dibanding kecap pada umumnya. Berbaur dengan irisan daun jeruk, legitnya kecap pun bertemu dengan rasa sedikit asam jeruk nipis, memberikan sensasi segar yang tak biasa di mulut.

10. Kupat Tahu


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Kupat tahu adalah makanan tradisional Indonesia yang berbahan dasar ketupat, tahu yang telah digoreng, dan juga bumbu kacang. Lontong dapat juga digunakan sebagai pengganti ketupat. Kupat tahu atau tahu kupat mirip dengan ketoprak atau karedok, bedanya terletak pada kuahnya. Kupat tahuadalah sebuah masakan yang berbahan dasar tahu dengan bumbu pedas yang terbuat dari gula jawa cair dan sayuran seperti kol dan kecambah.

11. Kue satu


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Makanan ini terbuat dari tepung ketan, berbentuk kotak kecil berwarna krem, dan rasanya manis. Sentra pembuatan kue satu di purworejo berada di Desa Keseneng.

12. Sega megono (nasi megana)


12 Makanan Khas Purworejo yang Enak Tenan

Nasi Megono adalah nasi urap yang dicampur dengan kelapa muda serta sayur-sayuran kuluban bisa singkong, bayam, suring ataupun kangkung. Nasi megono biasa disajikan dengan mendoan yaitu tempe goreng tipis bertepung yang setengah matang. Menu ini dahulu sebagai kelengkapan sesaji saat akan Wiwit, memulai memanen padi , dengan upacara adat secara kecil. biasanya petani sebelum panen akan membuat nasi ini dan membagikannya ke tetangganya. Megono berasal dari mergo yang artinya sebab dan ono yang artinya ada

Asal usul Danau Toba

Asal Usul Danau Toba

danau toba
Di sebuah desa di wilayah Sumatera Utara di Tapanuli tinggallah seorang laki-laki bernama Toba hidup seorang diri di gubuk kecil. Toba adalah seorang seorang petani yang sangat rajin bekerja setiap hari menanam sayuran kebunnya sendiri.
Hari demi hari, tahun demi tahun umur semakin bertambah, petani tersebutpun mulai merasa bosan hidup sendiri. Terkadang untuk melepaskan kepenatan diapun sering pergi memancing ke sungai besar dekat kebunnya.
Menjelang siang setelah selesai memanen beberapa sayuran dikebunnya diapun berencana pergi kesungai untuk memancing. Peralatan untuk memancing sudah dipersiapkannya, ditengah perjalanan dia sempat bergumam dalam hati berkata, “seandainya aku memiliki istri dan anak tentu aku tidak sendirian lagi hidup melakukan pekerjaan ini setiap hari. Ketika pulang dari kebun, makanan sudah tersedia dan disambut anak istri, oh betapa bahagianya”
Sampailah dia dimana tempat biasa dia memancing, mata kail dilempar sembari menunggu, agannya tadi tetap mengganggu konsentrasinya. Tidak beberapa lama tiba-tiba kailnya tersentak, sontak dia menarik kailnya. Diapun terkejut melihat ikan tangkapannya kali ini.
“Wow, sunggu besar sekali ikan mas ini. Baru kali ini aku mendapatkan ikan seperti ini” Teriaknya sembari menyudahi kegiatan memancing dan diapun segera pulang.
Setibanya di gubuk kecilnya, pemuda itupun meletakkan hasil tangkapannya di sebuah ember besar. Betapa senangnya dia, ikan yang dia dapat bisa menjadi lauk untuk beberapa hari. Diapun bergegas menyalakan api di dapur, lalu kembali untuk mengambil ikan mas yang ditinggalnya di ember besar. Betapa terkejutnya dia melihat kejadian tersebut. Ember tempat ikan tadi dipenuhi uang koin emas yang sangat banyak, diapun terkejut dan pergi ke dapur. Disanapun dia kaget setengah mampus, ada sosok perempuan cantik berambut panjang. “Kamu Siapa?”
“Aku adalah ikan engkau pancing di sungai tadi, uang koin emas yang diember tadi adalah sisik-sisik yang terlepas dari tubuhku. Sebenarnya aku adalah seorang perempuan yang dikutuk dan disihir oleh seorang dukun karena aku tidak mau dijodohkan. Karena engkau telah menyelamatkan aku dan mengembalikan aku menjadi seorang manusia, maka aku rela menjadi istrimu” kata ikan tadi yang kini sudah menjelma kembali menjadi seorang perempuan berparas cantik dan berambut panjang.
Ini suatu kebetulan, selama ini aku mengharapkan seorang pendamping hidup untuk tinggal bersama-sama menjalankan kehidupan berumatangga kata petani tersebut. Maka iapun setuju memperistri perempuan cantik tersebut.
Perempuan berparas cantik tadi juga mengutarakan kepada petani tadi sebuah syarat dan sumpah bahwa jika suatu hari nanti ketika engkau marah, engkau tidak boleh mengutarakan bahwa asal-usulku dari seekor ikan kepada siapapun. Sebab jika engkau mengatakan itu, maka akan terjadi petaka dan bencana besar di desa ini. Petani itupun menyanggupinya, dan akhirnya mereka menikah.
Hari demi hari merekapun hidup bahagia, apa yang diharapkan petani selama ini pun sudah terwujud dan diapun merasa bahagia sekali. Sampai merekapun dikaruniai seorang anak laki-laki dan mereka memberi namanya Samosir.
Samosirpun tumbuh besar, diapun sudah bisa membantu orangtuanya bertani. Setiap hari Samosir disaat siang selalu mengantarkan makan siang buat ayahnya yang sudah dimasakin oleh ibunya.
Suatu hari, siang itu petani sudah merasa lelah dan lapar sembari menunggu Samosir datang mengantarkan bekal siang. Tidak biasanya, kali ini Samosir terlambat mangantarkan bekal orangtuanya. Diperjalanan Samosir mencium bekal yang dibawanya untuk orangtuanya, kelihatannya enak masakan ibu hari ini, gumamnya. Samosirpun mencicipi masakan ibunya, dia tidak sadar bekal itu dimakan hampir habis.
Samosirpun tersentak dan bergegas menuju kebun ayahnya. Dia melihat ayahnya sudah kelaparan dan kehauasan. Merasa berat, Samosirpun memberikan bekal kepada ayahnya. Dan terkejutlah ayahnya melihat isi bekal yang diberikan Samosir.
“Iya, Among. Samosir tadi lapar dan aku makan, masakan Inong sekali rasanya” kata Samosir kepada ayahnya yang terlihat emosi. Spontan ayahnya marah dan melempar bekal yang sudah kosong tadi sembari berkata kepada Samosir: “Kurang ajar kau Samosir, dasar anak ikan kau ini”.
Samosirpun menangis dan pergi berlari menuju rumah menemui ibunya. Ibu, ibu , ayah marah besar Samosir disebut anak ikan. Kata Samosir kepada ibunya. Ibunyapun menangis, sektika itu ibunya menyuruh Samosir berlari ke sebuah bukit diketinggian. Lalu hujanpun semakin deras, angin kencang, gemuruh dan petirpun menyambar-nyambar seketika itu.
Airpun meluap sampai menenggelamkan seluruh desa itu. Sumpah itu dilanggar, akhirnya tengenanglah seluruh desa itu dan genangan itu berbuah menjadi danau, yang kini disebut Danau Toba. Lalu pulau tempat samosir berlindung disebutlah Pulau Samosir.

Rabu, 16 Januari 2019

Wisata Sikepell,Bener,Purworejo

Hasil gambar untuk wisata purworejo

Bener,(purworejo.sorot.co)--Menyongsong Bandara di Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta, Purworejo terus menambah destinasi wisatanya. Salah satu objek wisata yang baru dikembangkan yakni Hutan Pinus Loka Tamasya Keluarga Sikepel di Desa Jati, Kecamatan Bener. Tempat ini merupakan lahan hutan pinus milik perhutani Kedu Selatan yang disulap menjadi tempat wisata menarik dan sangat apik. Lokasinya sangat strategis tidak jauh dari Jalan Purworejo-Magelang.

Objek wisata ini menyediakan sejumlah fasilitas di antaranya, area bermain anak berupa mobil-mobilan dan kolam renang di atas bukit. Selanjutnya, juga dibangun beberapa spot selfie dengan berbagai bentuk latar belakang alam seperti rumah pohon dalam hutan. Pihak pengelola juga menyediakan aula pertemuan, tracking trail, tracking offroad sarana aoutband dan area untuk camping.
Sangat mengasyikan untuk berkumpul dengan keluarga. Dan yang menarik itu adalah banyak tempat untuk bermain anak dan kolam renang anak. Ini masih jarang ada kolam renang di atas bukit, saya benar-benar kagum dan tidak membosankan,” kata Eko Sutopo salah seorang pengunjung, Selasa (17/04/2018).
Sementara itu, Kepala Desa Jati, Musrkokhim mengatakan, Hutan Pinus Sikepel memiliki area seluas sekitar 5 hektar. Pengelolaan objek waiata ini dibawah BUMDes Jati. Area ini mulai kembangkan pada bulan Januari 2018 dan dibuka pada Februari. Meski belum diresmikan, namun tempat ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan baik local maupun luar daerah. 
Sebenarnya di sini terdapat view yang bagus tetapi masih tertutup pohon besok kalau sudah MOU dengan Perhutani maka akan dibuka. Untuk saat ini sudah tersedia fasilitas kamar mandi dan akan ditambah Mushola. Kami belum menarik retribusi, hanya membayar jasa parkir kendaraan,” ungkapnya.
Sementara itu pada Selasa (17/04) pagi, pihak desa menggelar jalan sehat di area ini dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo Agus Bastian. Dalam kesempatan itu Bupati mengungkapkan, Dessa Wisata Jati menjadi penyangga desa di sekitarnya dalam menyongsong pengembangan wisata terpadu oleh Otoritas Borobudur
.http://purworejo.sorot.co/berita-8126-bumdes-jati-kembangan-hutan-pinus-jadi-objek-wisata-alam.html

DRAFT 1 THE RENGASDENGKLOK The Rengasdengklok incident was a kidnapping carried out by a number of youths including Soekarni, Wik...